Gerbang SIAAP di Lemito, Pemda Pohuwato Terima Aspirasi Infrastruktur

Daerah80 Dilihat
banner 468x60

Pohuwato, AndalanIDN – Pemerintah Kabupaten Pohuwato masih melanjutkan program Gerbang Pohuwato SIAAP (Gerakan Pembangunan Pohuwato Sehat, Hijau, Handal, Agamis, dan Produktif) di tengah keterbatasan anggaran. Program ini diarahkan untuk mendukung pencapaian target pembangunan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri pelaksanaan Gerbang Pohuwato SIAAP di halaman Rumah Sakit Lemito, Kecamatan Lemito, Rabu (14/10/2026).

Saipul menjelaskan, kegiatan di Lemito merupakan bagian dari pelaksanaan program yang sebelumnya telah menyasar sejumlah kecamatan. Setelah kegiatan tersebut, masih ada delapan kecamatan yang menjadi sasaran berikutnya.

“Alhamdulillah, saat ini kita kembali melanjutkan program Gerbang Pohuwato SIAAP yang kali ini dilaksanakan di Kecamatan Lemito. Dengan demikian, masih ada delapan kecamatan lagi yang akan menjadi sasaran kegiatan ini. Program ini merupakan bagian dari upaya kita untuk mencapai target-target RPJMD Pemerintah Kabupaten Pohuwato,”ujar Saipul.

Selain pelaksanaan program, kegiatan tersebut turut menjadi ruang penyampaian aspirasi masyarakat mengenai kebutuhan pembangunan di Kecamatan Lemito, terutama terkait fasilitas Rumah Sakit Lemito dan akses jalan menuju kawasan pantai.

Menanggapi laporan Camat Lemito mengenai perkembangan rumah sakit, Saipul mengapresiasi peningkatan fasilitas dan pelayanan yang telah dilakukan. Ia menyebut pemerintah daerah masih akan memperhatikan kebutuhan yang belum terpenuhi, termasuk pembangunan akses jalan lingkar rumah sakit.

“Sebagaimana yang disampaikan oleh Camat Lemito terkait peningkatan Rumah Sakit Lemito, kami sangat bersyukur karena sudah ada kemajuan. Insyaallah, pemerintah daerah tetap memperhatikan fasilitas-fasilitas yang belum diselesaikan, terutama jalan akses lingkar Rumah Sakit Lemito,”jelasnya.

Terkait akses jalan menuju kawasan pantai Lemito, Saipul mengatakan pemerintah daerah telah meninjau lokasi tersebut ketika mengunjungi kawasan Kampung Nelayan Merah Putih.

Namun, ia mengakui bahwa efisiensi anggaran menjadi tantangan dalam merealisasikan sejumlah kebutuhan infrastruktur. Karena itu, tindak lanjut terhadap aspirasi masyarakat akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah dan prioritas pembangunan.

“Apa yang dilaporkan dan menjadi aspirasi masyarakat tentu merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah. Kita berharap kondisi efisiensi ini segera berakhir sehingga berbagai harapan masyarakat Pohuwato dapat menjadi perhatian serius dan ditindaklanjuti secara bertahap,” ungkapnya.

Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Saipul menegaskan pemerintah daerah tetap berkewajiban menjalankan pelayanan publik dan pembangunan. Menurutnya, upaya mencapai target RPJMD perlu dilakukan melalui penetapan prioritas dan penggunaan anggaran secara efektif.

“Semangat pemerintah daerah di tengah kondisi efisiensi ini tidak pernah pudar. Ini merupakan kewajiban kami untuk terus memberikan pelayanan dan melaksanakan pembangunan. Insyaallah, hingga akhir masa jabatan, target-target yang telah ditetapkan dalam RPJMD dapat kita capai,” tegas Saipul.

(Abd)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *