banner 728x250

Tim Ditreskrimsus Polda Sulut Grebek Kantor Pinjol Ilegal di Manado

Ditreskrimsus
Tim Ditreskrimsus Polda Sulut saat melakukan penyitaan barang bukti (Foto: Tim Andalan)
banner 120x600

Manado, AndalanIDN – Tim Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Utara (Sulut), melakukan penggerebekan di kantor Pinjaman Online (pinjol) yang berada di sebuah ruko di Kawasan Marina Plaza, Manado, Jum’at (23/12/2022).

Dari hasil penggerebekan tersebut, Tim Ditreskrimsus Polda Sulut mengamankan barang bukti berupa puluhan unit komputer yang diduga digunakan untuk menjalankan pinjol ileglal.

Polda
Proses penyitaan barang bukti komputer (Foto: Tim Andalan)

Penyitaan barang bukti (Babuk) ini merupakan tindak lanjut dari hasil Penyelidikan dan penyidikan petugas terkait tindak pidana pengancaman konsumen yang diancam setelah melakukan pinjaman online di empat aplikasi yaitu :

  1. Aku Kaya
  2. Kami Kaya
  3. Easy Go
  4. Pinjaman Now

Yang ternyata aplikasi pinjaman online ini adalah ilegal dan tanpa ijin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Polda
Barang bukti yang diamankan Ditreskrimsus Polda Sulut (Foto: Tim Andalan)

Kompol Ernis Sitinjak, SIK sebagai Kasubdit Siber Ditreskrimsus Polda Sulut mengatakan, penyitaan barang bukti ini adalah hasil pengungkapan kasus Pinjol Ilegal yang berkaitan dengan tindak pidana pengancaman yang diancam akan menyebarkan data-data konsumen ke media sosial.

“Benda-benda yang ada hubungannya dengan tindak pidana pengancaman dan atau mendistribusikan, menyebarkan identitas orang, jadi bukan pinjolnya, tetapi pengancaman nya,” ujar Kompol Ernis Sitinjak, SIK saat di wawancarai awak media, Kamis (22/12/22) Siang.

Polda
Kasubdit Siber Ditreskrimsus Polda Sulut, Kompol Ernis Sitinjak, SIK (Foto: Tim Andalan)

Menurutnya, kasus ini berawal dari laporan seseorang yang di ancam dan di tagih serta akan Menyebarluaskan datanya ke Facebook atau sosial media.

“Jadi ini dari hasil penyelidikan dan penyidikan kita, kita tindak lanjuti dengan  mengamankan, menyita benda-benda yang ada hubungannya dengan perbuatan pidana tersebut,” jelas Kompol Ernis. (Rmy)