Bupati Saipul Minta Anggaran Sekolah Pohuwato Tepat Sasaran

Daerah135 Dilihat
banner 468x60

Pohuwato, AndalanIDN – Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menekankan pentingnya penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) Tahun 2027 berdasarkan kebutuhan nyata setiap satuan pendidikan. Ia berharap anggaran sekolah dapat diarahkan pada program prioritas yang berdampak langsung terhadap peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Pohuwato.

Penegasan tersebut disampaikan Saipul saat membuka Workshop Penyusunan RKAS Tahun 2027 dan Sinkronisasi Program Pendidikan Jenjang SD-SMP se-Kabupaten Pohuwato, Senin (12/10/2026), di Aula Kantor Guru dan Tenaga Kependidikan (KGTK) Provinsi Gorontalo, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.

“Kami berharap penyusunan RKAS Tahun 2027 benar-benar dilakukan berdasarkan kebutuhan nyata sekolah, dengan memperhatikan skala prioritas dan dampaknya terhadap peningkatan mutu dan kualitas pendidikan itu sendiri,”ungkapnya.

Menurut Saipul, penyusunan RKAS tidak semestinya dipandang hanya sebagai urusan administratif dalam pengelolaan anggaran. Lebih dari itu, perencanaan tersebut merupakan bagian penting dari upaya membangun pendidikan yang berkualitas melalui program-program yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing sekolah.

Ia menjelaskan, penggunaan anggaran perlu diprioritaskan untuk kegiatan yang memberikan manfaat nyata, mulai dari pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan, peningkatan kemampuan akademik siswa, hingga perbaikan kualitas pelayanan pendidikan secara menyeluruh.

Upaya tersebut, kata Saipul, diharapkan dapat mendorong peningkatan mutu pendidikan sekaligus memperbaiki nilai rapor pendidikan setiap satuan pendidikan di Kabupaten Pohuwato.

Selain perencanaan anggaran, Bupati juga mengingatkan pentingnya pemutakhiran Data Pokok Pendidikan (Dapodik) oleh seluruh satuan pendidikan. Menurutnya, data yang lengkap, akurat, dan mutakhir diperlukan untuk mengetahui kondisi serta kebutuhan masing-masing sekolah.

Data tersebut juga menjadi salah satu dasar bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan, menentukan program pembangunan pendidikan, serta mendukung satuan pendidikan dalam memperoleh bantuan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pohuwato, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atas perhatian dan dukungannya terhadap sektor pendidikan di Kabupaten Pohuwato,”kata Saipul.

Ia berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian workshop dengan serius agar materi yang diperoleh dapat diterapkan dalam pengelolaan sekolah masing-masing.

“Kami berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan serius, agar sasaran workshop benar-benar tercapai dan memberikan manfaat bagi kepala sekolah maupun operator. Dengan demikian, hasil kegiatan ini dapat diimplementasikan dalam mendukung proses belajar mengajar di sekolah masing-masing,”tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pohuwato, Arman Mohamad, menjelaskan bahwa workshop penyusunan rencana kegiatan dan anggaran sekolah yang bersumber dari Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) merupakan agenda rutin tahunan bagi satuan pendidikan jenjang SD dan SMP.

Menurut Arman, penyusunan rencana kegiatan dan anggaran perlu dilakukan secara terarah agar pemanfaatan dana bantuan operasional sekolah pada tahun mendatang dapat berjalan optimal dan sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku.

Ia mengatakan, penggunaan anggaran tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kompetensi guru serta kemampuan siswa. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk menyelaraskan program Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan rencana kegiatan dan pembiayaan yang disusun oleh masing-masing sekolah.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan dana BOS tahun depan dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan, baik bagi guru maupun siswa. Kami juga ingin agar terdapat sinkronisasi antara kalender kegiatan Dinas Pendidikan dengan kegiatan dan pembiayaan di sekolah,”jelasnya.

Arman menambahkan, workshop tersebut berlangsung selama tiga hari dengan jumlah peserta kurang lebih 149 orang. Peserta terdiri atas kepala sekolah jenjang SD dan SMP serta operator sekolah se-Kabupaten Pohuwato.

Kegiatan ini diharapkan menghasilkan perencanaan RKAS Tahun 2027 yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing sekolah, sejalan dengan program pemerintah daerah, serta mendukung peningkatan mutu pendidikan dan kualitas pembelajaran bagi peserta didik.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala KGTK Gorontalo, Hamzah Hippy, jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pohuwato, pemateri dari Kejaksaan Negeri Pohuwato dan Inspektorat Daerah Pohuwato, serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Zulkifli Umar, yang mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Pohuwato.

(Abd)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *