Sungai Meluap dan Tanggul Jebol, 26 KK di Desa Bulangita Terdampak Banjir

Daerah174 Dilihat
banner 468x60

Pohuwato, AndalanIDN – Banjir kembali melanda Desa Bulangita setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak dini hari. Luapan sungai yang telah mencapai kapasitas maksimal, ditambah jebolnya salah satu tanggul, menyebabkan sedikitnya 26 kepala keluarga (KK) terdampak.

Kepala Desa Bulangita, Fendi Diange mengatakan hujan deras mulai mengguyur wilayahnya sejak sekitar pukul 02.00 Wita hingga pagi hari.

banner 336x280

Curah hujan yang berlangsung selama beberapa jam membuat debit air sungai meningkat dengan cepat hingga meluap ke permukiman warga.

“Sungai sudah penuh. Hujan deras dari tadi malam sekitar jam dua sampai pagi, ditambah ada tanggul yang jebol,” ujarnya, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (24/07/2026).

Pemerintah desa kini masih berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Menurutnya, BPBD telah meminta data warga yang terdampak sebagai langkah awal penanganan.

“Hingga saat ini ada sekitar 26 kepala keluarga yang terdampak. Untuk kerugian maupun kerusakan, belum ada laporan yang masuk kepada saya,” katanya.

Bagi masyarakat Bulangita, bencana banjir bukan lagi peristiwa yang baru. Kepala desa mengungkapkan bahwa sejak dirinya menjabat, desanya telah mengalami banjir lebih dari sepuluh kali.

Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa ancaman bencana masih terus menghantui masyarakat setiap kali hujan dengan intensitas tinggi mengguyur.

Karena itu, ia menghimbau masyarakat untuk menjaga keselamatan ketika banjir terjadi.

“Yang paling utama adalah menjaga keselamatan. Tinggal bagaimana cara kita menyelamatkan diri ketika bencana terjadi,” ujarnya.

Peristiwa banjir yang terus berulang menjadi refleksi bagi seluruh pihak. Selain peningkatan infrastruktur pengendali banjir, kepedulian bersama terhadap kelestarian daerah aliran sungai, kawasan resapan air, dan lingkungan sekitar menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam mengurangi risiko bencana di masa mendatang.

Upaya tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran seluruh elemen masyarakat serta setiap pihak yang beraktivitas di sekitar wilayah tersebut agar keseimbangan alam tetap terjaga.

(Abd)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *