DaerahNasionalPemerintahanPolitikTopik Terkini

Bawaslu Kota Manado Bersiap Tertibkan Alat Peraga Sosialisasi

Manado, AndalanIndonesia – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kota Manado, bakal melakukan penertiban penertiban Alat Peraga Sosialisasi (APS) di wilayahnya.

Hal ini berdasarkan hasil Rapat Koordinasi (Rakor) lanjutan antara Bawaslu Kota Manado bersama Satpol PP, pada Rabu (01/11/2023), bertempat di Kantor Sat Pol PP Kota Manado.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasat Pol PP Kota Manado, Bpk. Yohannis Waworuntu, Komisioner Bawaslu Mamado, Bpk. Abdul Gafur, pimpinan dan staf Bawaslu Kota Manado, serta Satgas Preemtif OMB Resta Manado.

Dalam rapat, Komisioner Bawaslu Kota Manado, Bpk. Abdul Gafur, menyampaikan beberapa fakta dan langkah-langkah yang akan diambil, antara lain penundaan penertiban APS hingga tanggal 4 dan 5 November 2023.

“Penertiban akan dilaksanakan per Kecamatan, dimulai dengan apel bersama pada tanggal 4 November 2023 di Lapangan Sparta Tikala,” ujar Abdul Gafur.

Sementra itu, Kapollresta Manado, Kombes Pol Julianto Sirait melalui Kasie Humas Polresta Manado Ipda Agus Haryono menegaskan bahwa Personil Polri dan TNI akan melakukan pendampingan untuk memastikan pelaksanaan penurunan APS berjalan dengan aman dan lancar.

“Tugas pokok dari TNI Polri dalam penertiban ini adalah pengamanan kegiatan dengan memastikan bahwa tugas dari penyelenggara Pemilu dan Pengawas Pemilu berjalan lancar selama penurunan APS,” terang IPDA Agus Haryono.

Melalui upaya penertiban APS diharapkan kedepannya lebih banyak pihak yang mematuhi aturan Pemilihan Umum, sehingga proses pemilu dapat berlangsung dengan lancar dan adil.

“Kepatuhan seluruh pihak terhadap ketentuan pemilu merupakan pondasi kuat bagi demokrasi di Indonesia. Oleh karena itu, marilah kita semua mendukung dan menjaga integritas proses pemilu dengan saling mengawasi dan menghormati aturan yang ada,” pungkas IPDA Agus Haryono.

(Romy/AndalanIndonesia)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button