lima Jam Evakuasi, Tim SAR Selamatkan Warga yang Lemas di Air Terjun Lombongo

Daerah88 Dilihat
banner 468x60

Bone Bolango, AndalanIDN – Tim SAR Gabungan mengevakuasi seorang warga yang ditemukan dalam kondisi lemas di sekitar jalur menuju Air Terjun Lombongo, Desa Lombongo, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Minggu (27/9/2026).

Warga tersebut diketahui bernama Suparman (46), warga Wongkaditi Barat, Kota Gorontalo. Ia ditemukan dalam kondisi lemas dan membutuhkan bantuan untuk keluar dari kawasan air terjun.

Informasi mengenai keberadaan korban diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Gorontalo pada Minggu sore dari Ferdi, salah seorang pengelola Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone yang berada di kawasan Taman Nasional Bogani.

Sekitar pukul 17.00 WITA, Ferdi menerima laporan dari warga yang berada di lokasi mengenai Suparman yang terlihat dalam kondisi lemas di sekitar air terjun.

Setelah memastikan kondisi korban, informasi tersebut kemudian diteruskan ke Command Center Kantor SAR Gorontalo untuk mendapatkan bantuan evakuasi.

Kantor SAR Gorontalo selanjutnya berkoordinasi dengan Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone. Tim Rescue kemudian melakukan briefing dan bergerak menuju Desa Lombongo menggunakan Rescue Car Type II dengan membawa peralatan medis serta perlengkapan evakuasi.

Setibanya di Desa Lombongo, tim berkoordinasi dengan pihak Taman Nasional Bogani Nani Wartabone sebelum melanjutkan perjalanan menuju lokasi Air Terjun Lombongo.

Tim SAR Gabungan kemudian menemukan Suparman dalam kondisi lemas. Petugas langsung memberikan penanganan medis awal di lokasi sebelum korban dievakuasi menggunakan tandu menuju Desa Lombongo.

Setelah tiba di Desa Lombongo, korban kemudian dibawa ke rumah keluarganya dan diserahkan kepada pihak keluarga dalam kondisi selamat.

Kepala Kantor SAR Gorontalo, Heriyanto, mengatakan proses evakuasi berlangsung sekitar lima jam. Dalam proses tersebut, tim menghadapi sejumlah kendala, termasuk tidak adanya jaringan komunikasi dan banyaknya pohon tumbang di sepanjang jalur.

“Tim SAR Gabungan kemudian menemukan korban dalam kondisi lemas dan langsung memberikan penanganan medis di lokasi. Setelah itu, korban dievakuasi menggunakan tandu menuju Desa Lombongo dan selanjutnya dibawa ke rumah keluarganya.

Korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga dalam kondisi selamat. Operasi SAR melibatkan personil Basarnas, personel Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone, serta keluarga dan masyarakat setempat. Dalam proses evakuasi, tim menghadapi sejumlah kendala, di antaranya tidak adanya jaringan komunikasi, banyaknya pohon tumbang di sepanjang jalur, dan alhamdulillah stelah kurang lebih 5 jam proses evakuasi berjalanan dengan aman tanpa insiden.” Ujar Heriyanto Kepala Kantor SAR Gorontalo.

Operasi SAR kemudian dinyatakan selesai setelah korban berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga dalam kondisi selamat.

(Abd)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *