Zulfiana, Langkah Kecil di Tengah Kemarau Pohuwato

Daerah99 Dilihat
banner 468x60

Pohuwato, AndalanIDN – Bagi sebagian orang, air mungkin adalah sesuatu yang begitu dekat dengan keseharian. Tinggal membuka keran, mengisi ember, lalu kebutuhan rumah tangga pun berjalan seperti biasa.

Namun, cerita bisa berbeda ketika kemarau datang.

Di sejumlah wilayah Kabupaten Pohuwato, mendapatkan air bersih menjadi persoalan yang harus dicari jalan keluarnya. Kondisi itulah yang kemudian membuat Zulfiana A. Mbuinga memilih turun langsung menemui warga.

Bukan sekadar melihat dari laporan yang diterima, perempuan yang dipercaya sebagai Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Pohuwato itu datang ke lokasi, bersama tim membawa pasokan air bersih untuk masyarakat yang terdampak kemarau.

FPRB sendiri masih tergolong baru dan belum resmi dilantik. Namun, kondisi di lapangan membuat Zulfiana memilih untuk tidak menunggu terlalu lama.

Bersama Pemerintah Kabupaten Pohuwato melalui BPBD, ia mengerahkan mobil tangki untuk mendistribusikan air ke sejumlah titik yang dilaporkan mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Selama tiga hari, distribusi dilakukan secara bertahap. Zulfiana ikut memastikan air sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

Di sela kegiatan itu, ia beberapa kali berbincang dengan warga. Ada ibu-ibu yang ditemuinya, ada pula anak-anak yang berada di sekitar lokasi pembagian air.

Pertanyaannya sederhana. Bagaimana kondisi mereka selama kemarau? Dari mana biasanya mendapatkan air? Untuk apa air yang baru saja diterima?

Jawaban dari anak-anak justru menjadi salah satu cerita kecil yang membuat kegiatan tersebut terasa lebih dekat.

Air yang mereka terima akan digunakan untuk mandi, sebelum bersiap dan berangkat ke sekolah.

Sesederhana itu.

Tetapi bagi keluarga yang sedang kesulitan mendapatkan air, bisa mandi sebelum sekolah bukanlah perkara kecil. Ada kebutuhan sehari-hari yang harus tetap berjalan meski sumber air semakin sulit diperoleh.

Bagi Zulfiana, mendengarkan cerita warga secara langsung menjadi bagian penting dari kehadirannya di lapangan. Dari sana, persoalan air bersih tidak lagi sekadar angka atau laporan, melainkan kebutuhan nyata yang menyentuh kehidupan keluarga.

Distribusi air pun terus dilakukan selama tiga hari.

“Alhamdulillah hari pertama kami salurkan 26 ribu liter, hari kedua 40 ribu liter dan hari ketiga 45 ribu liter,” ungkap Oya, sapaan akrab Zulfiana, Rabu 16 September 2026.

Jika dijumlahkan, sebanyak 111 ribu liter air bersih telah disalurkan kepada masyarakat dalam tiga hari tersebut.

Angka itu sekaligus menggambarkan bahwa kebutuhan air di tengah kemarau bukan persoalan yang bisa dilihat dari satu tempat saja. Ada banyak titik yang membutuhkan perhatian dan penanganan bersama.

Di situlah FPRB mulai mengambil perannya.

Meski belum resmi dilantik, langkah awal forum tersebut justru dimulai dari persoalan yang sedang dirasakan masyarakat. Bukan dengan banyak seremoni, tetapi melalui kerja bersama di lapangan.

Zulfiana memilih berada di antara warga, melihat langsung kondisi mereka, mendengar cerita yang mungkin tidak selalu sampai dalam laporan, kemudian mengajak berbagai pihak untuk ikut bergerak.

Bagi warga, kedatangan mobil tangki mungkin hanya berlangsung dalam hitungan waktu. Setelah air dibagikan, kendaraan kemudian kembali melanjutkan perjalanan ke titik berikutnya.

Tetapi bagi keluarga yang sedang menunggu air, kedatangan itu berarti banyak.

Ada kebutuhan rumah yang kembali terpenuhi. Ada ibu yang bisa menyelesaikan pekerjaan rumah. Dan ada anak-anak yang bisa mandi, mengenakan pakaian sekolah, kemudian melanjutkan aktivitas seperti biasanya.

Dari situ, sosok Zulfiana terlihat bukan hanya sebagai Ketua FPRB. Ia hadir sebagai seseorang yang memilih mendekat ketika masyarakat sedang menghadapi persoalan.

Barangkali memang tidak semua bentuk kepedulian harus dimulai dengan sesuatu yang besar.

Ditengah kemarau Pohuwato, langkah kecil itu kadang cukup dengan datang, bertanya, mendengarkan, lalu ikut memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terpenuhi.

(Abd)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *