Lantik Lima Pejabat, Bupati Saipul Titip Pesan Khusus ke Dinsos dan Nakertrans

Daerah26 Dilihat
banner 468x60

Pohuwato, AndalanIDN – Lima pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pohuwato resmi dilantik dan diambil sumpah/janji jabatan oleh Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga, Kamis (17/09/2026).

Pelantikan berlangsung di Ruang Rapat Gunung Pani, Kantor Bupati Pohuwato. Dalam kesempatan tersebut, Saipul memberikan sejumlah arahan kepada para pejabat baru, terutama terkait pembenahan data, pelayanan masyarakat, kesiapsiagaan bencana, hingga persoalan ketenagakerjaan.

Kelima pejabat yang dilantik yakni Mohamad Huntoyungo, S.E., M.M. sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi; Rahmat Ma’ruf, S.Kom., S.I.P., M.Si. sebagai Kepala BKPSDM; Ramayani Nanto, S.E. sebagai Kepala Dinas Sosial; Risnawati Ali, S.P. sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah; serta Saharudin Saleh, S.E., M.M. sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

Sebelum menjalankan tugas, para pejabat tersebut juga membacakan pakta integritas sebagai bentuk komitmen dalam mengemban tanggung jawab jabatan.

Bupati Saipul menegaskan, pakta integritas yang dibacakan bukan hanya menjadi tanggung jawab pejabat yang membacakannya, tetapi berlaku sebagai komitmen bersama bagi seluruh pejabat yang baru dilantik.

“Tadi sudah dibacakan pakta integritas. Pakta integritas yang dibacakan oleh Saudara Muhammad Huntoyungo tidak berlaku untuk dirinya sendiri, tetapi berlaku untuk empat orang lainnya yang dilantik pada hari ini,”jelas Bupati.

Khusus kepada Kepala Dinas Sosial, Saipul meminta pembenahan data kemiskinan dan data penyandang masalah sosial dilakukan secara berkala agar tersedia informasi yang akurat dan terpadu.

Data tersebut, kata dia, penting sebagai dasar pemerintah daerah dalam merancang program penanganan kemiskinan dan perlindungan sosial agar lebih terukur serta tepat sasaran.

Pemkab juga perlu memperkuat koordinasi antarperangkat daerah dan lembaga terkait dalam pelaksanaan program sosial.

Selain persoalan data, Dinas Sosial diminta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana memasuki musim penghujan.

“Saat ini kita berada pada penghujung musim kemarau dan tidak lama lagi akan memasuki musim penghujan. Salah satu permasalahan yang setiap tahun kita hadapi pada musim penghujan adalah terjadinya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor yang menimbulkan dampak sosial bagi masyarakat, khususnya mereka yang berada di kawasan rawan bencana,”ujarnya.

Langkah mitigasi dan kesiapsiagaan perlu dipersiapkan sejak awal. Di antaranya memastikan kesiapan relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana), dapur umum, logistik serta kebutuhan pendukung lainnya.

Koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga diminta diperkuat, termasuk dalam penanganan ketika bencana terjadi hingga tahap pascabencana.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi mendapat penekanan terkait pentingnya data ketenagakerjaan yang akurat dan mutakhir.

Saipul meminta data penyerapan tenaga kerja menjadi salah satu perhatian utama. Selain itu, pemerintah daerah perlu memastikan tenaga kerja memiliki keterampilan dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan serta perkembangan pasar kerja.

Penyelesaian perselisihan hubungan industrial juga menjadi bagian yang ditekankan Bupati.

“Ini yang biasa disampaikan oleh teman-teman di DPRD. Ini menjadi perhatian. Salah satu hal utama yang harus mendapat perhatian adalah ketersediaan data penyerapan tenaga kerja yang akurat dan mutakhir,” katanya.

Menurutnya, penyelesaian persoalan ketenagakerjaan, terutama perselisihan hubungan industrial, diperlukan untuk mendukung hubungan kerja yang harmonis serta menciptakan iklim dunia usaha yang kondusif.

Pada sektor transmigrasi, Dinas Nakertrans juga diminta melakukan pemantauan dan merumuskan kebijakan yang diperlukan. Koordinasi dengan pemerintah pusat perlu dilakukan untuk memastikan aspek kesejahteraan transmigran tetap mendapat perhatian.

Dukungan melalui skema bantuan yang bersumber dari APBD juga menjadi salah satu hal yang diminta untuk dioptimalkan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Arahan juga disampaikan kepada pejabat yang kini memimpin Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, BKPSDM, serta Kesbangpol.

Saipul meminta seluruh pejabat baru menjalankan program dan kegiatan berdasarkan tugas dan fungsi masing-masing dengan tetap mengedepankan peningkatan kinerja pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Pelantikan lima pejabat tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pohuwato Iwan S. Adam, perwakilan Forkopimda, Sekretaris Daerah Iskandar Datau, para asisten, pimpinan OPD, Ketua TP PKK Pohuwato Selfi Mbuinga Monoarfa, Ketua DWP Pohuwato Ny. Suriyati Iskandar Datau serta jajaran ASN Pemkab Pohuwato.

Saipul kemudian menyampaikan ucapan selamat kepada lima pejabat yang kini menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama.

“Saya bersama Bapak Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, bersama seluruh pimpinan tinggi pratama lainnya menyampaikan selamat kepada saudara bergabung pada eselon II. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab,”harap Saipul.

Ia berharap para pejabat baru dapat segera bekerja dan memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah masing-masing, sehingga program pemerintah daerah dapat berjalan efektif serta memberikan manfaat bagi masyarakat Pohuwato.

(Abd)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *