DaerahPolitikTopik Terkini

Pengabdian Febriyanto Mardain, dari Honorer untuk Pohuwato 

Pohuwato, AndalanIndonesia – Sudah dipastikan, pada tahun 2024 tidak ada pegawai Honorer di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, yang bakal dirumahkan. Ini menjadi kabar baik bagi seluruh honorer di wilayah itu. Apalagi DPRD Pohuwato sendiri sudah menyiapkan anggaran untuk para honorer selama 12 bulan di tahun 2024 mendatang.

Ini merupakan wujud kepedulian DPRD Pohuwato kepada para honorer, termasuk aleg Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Febriyanto Mardain. Boleh dikatakan, Febri adalah aleg yang paling memahami kondisi para honorer tersebut. Sebab sebelum terjun ke dalam dunia politik, dirinya pernah menjadi guru honorer di salah satu instansi pendidikan di Marisa, Pohuwato.

Febriyanto Mardain adalah guru honorer yang berpolitik. Ia menjadi guru honorer dari tahun 2010 sebelum akhirnya ikut pileg pada tahun 2019. Dalam perjuangan politiknya di parlemen Pohuwato, Febri tak sekalipun lupa terhadap nasib honorer Pohuwato. Apalagi ia sendiri sudah merasakan menerima gaji pas – pasan selama mengabdi menjadi guru honorer.

Selama duduk di parlemen Pohuwato, Febriyanto Mardain pun tetap memegang teguh pedoman guru, yakni Ing Ngasro Sung Tuludo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani. Yang berarti, di depan memberi teladan, di tengah memberi bimbingan, di belakang memberi dorongan. Bagi dia, menjadi guru dan anggota DPRD, keduanya harus menjadi contoh teladan yang baik.Maka dari itu, dirinya pun terus mengaplikasikan pedoman guru tersebut dalam dunia politik.

Begitupun dalam masa kampanye yang akan berlangsung hingga 10 Februari 2024 mendatang. Sebagai politisi yang mengawali karir dari guru honorer, Febriyanto Mardain tahu caranya bagaimana mengedukasi masayarakat. Sama halnya seperti dirinya mengedukasi para muridya dahulu.

Kini, di pemilu 2024, Febriyanto Mardain kembali harus melewati tahapan ujian. Bukan ujian dalam konteks menjawab soal yang membutuhkan jawaban. Melainkan ujian untuk meyakinkan masyarakat di daerah pemilihan (Dapil) satu Pohuwato, Marisa dan Buntulia, agar memilihnya kembali di pileg 2024. Mampukah sekretaris PPP Pohuwato ini melewati ujian pileg 2024 ? Kita nantikan jawabannya pada 14 Februari 2024. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button