Program Pemerintah Pusat Masuk Boalemo, 7 Kampung Nelayan Merah Putih Mulai Dibangun

Daerah130 Dilihat
banner 468x60

Boalemo, AndalanIDN – Pembangunan tujuh lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Boalemo mulai dilakukan. Peletakan batu pertama pembangunan tersebut dipusatkan di Desa Tabulo Selatan, Kecamatan Mananggu, Rabu (9/9/2026).

Bupati Boalemo Rum Pagau bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri peletakan batu pertama tersebut. Kegiatan itu turut disaksikan Kepala Dinas Perikanan Provinsi Gorontalo, Kepala Pelabuhan Nusantara Provinsi Gorontalo, serta masyarakat nelayan Kecamatan Mananggu.

banner 1024x1536

Rum Pagau mengatakan, Kabupaten Boalemo mendapatkan delapan lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. Satu lokasi di Desa Pentadu Barat disebut hampir selesai, sementara tujuh lokasi lainnya masih dalam proses pembangunan.

“Kampung Nelayan ini, kalau kita anggarkan di daerah, mustahil untuk dilakukan Pembangunan nya oleh pemerintah daerah,karena anggarannya cukup besar. kita bersyukur di satu sisi ada efisiensi, tapi di sisi yang lain kita mendapatkan anggaran yang lebih besar,” ujar Rum Pagau.

Menurutnya, pembangunan KNMP menjadi salah satu program Pemerintah Pusat yang diarahkan untuk mendukung masyarakat nelayan. Ia juga menyinggung kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat yang menurutnya merupakan bagian dari penataan pengelolaan keuangan negara.

“Efisiensi ini bukan merugikan daerah, tapi Bapak Presiden sekarang ini menata keuangan negara yang selama reformasi ini,banyak dikucurkan di daerah, baik di kabupaten/kota maupun provinsi. Tetapi sudah hampir 20 tahun rakyat belum merasakan selama pembangunan di zaman reformasi, karena kita pernah mengalaminya,” jelas Rum Pagau.

Bupati Boalemo ini juga menyampaikan sejumlah program strategis Pemerintah Pusat yang masuk ke Kabupaten Boalemo, di antaranya pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Kecamatan Wonosari yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu atau miskin ekstrem dari desil 1 dan 2.

Selain itu, terdapat rencana pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Kecamatan Paguyaman yang menjadi tanggungan Kementerian Pendidikan dengan total anggaran yang disebut mencapai Rp350 miliar.

Pemerintah Pusat juga disebut mengalokasikan pembangunan batalyon dengan anggaran awal Rp100 miliar serta sejumlah program lainnya yang akan diarahkan ke Kabupaten Boalemo.

“sekarang ini banyak orang yang berteriak bahwa Bapak Presiden itu mengekang daerah. Kalau saya tidak menyampaikan demikian. Beliau sementara menata pengelolaan keuangan negara untuk diarahkan benar-benar untuk kepentingan masyarakat,” ungkap Rum Pagau.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengatakan pemerintah daerah juga menyiapkan rencana pembangunan sekolah di Kecamatan Mananggu. Ia menyebut terdapat lahan seluas 15 hektare yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan tersebut.

“Di Kabupaten Boalemo saja, sudah banyak program strategis Pemerintah pusat yang di kucurkan, ada Sekolah Rakyat Terintegrasi khusus anak, masyarakat yang kurang mampu atau miskin ekstrem yang di ambil dari desil 1 dan 2, yang di bangun di Kecamatan Wonosari, Kemudian ada juga Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi yang menjadi tanggungan Kementerian Pendidikan dengan total anggaran 350 Miliar akan di bangun di kecamatan Paguyaman,” terangnya.

Selain itu, Ada juga Pembangunan Batalyon dengan anggaran awal 100 miliar dan masih banyak lagi Program – Program Pemerintah Pusat yang nantinya di kucurkan ke Kabupaten Boalemo. Kalau di Mananggu ini ada lahan 15 Hektar, akan saya bangun 1 Sekolah di sini,” ucapnya.

Rum Pagau kemudian meminta masyarakat Kecamatan Mananggu mendukung dan memanfaatkan program pemerintah yang masuk ke wilayah tersebut, termasuk pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih.

“Saya berharap kepada masyarakat mananggu, tolong di manfaatkan program – Program yang masuk di kecamatan Mananggu,terutama Kampung Nelayan yang sementara di bangun ini. mari kita dukung seluruh program ini agar bisa dinikmati dan bisa merubah kehidupan masyarakat, baik itu petani maupun para nelayan,” tandasnya.

(Abd)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *