Pohuwato, AndalanIDN – Progres pembangunan Kantor Bupati Pohuwato tercatat mengalami deviasi minus 2,89 persen dari target rencana. Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian dalam kunjungan kerja evaluasi Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia ke lokasi pembangunan, Kamis (13/08/2026).
Evaluasi dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan tetap berjalan sesuai target sekaligus mencari solusi terhadap sejumlah kendala yang memengaruhi progres pembangunan Kantor Bupati Pohuwato.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pohuwato, Risdiyanto Mokodompit, mengatakan evaluasi dilakukan bersama seluruh pihak terkait untuk mendapatkan solusi teknis atas berbagai kendala yang ditemukan di lapangan.
“Dilakukan rapat evaluasi dari berbagai pihak untuk mencari solusi teknis atas permasalahan tersebut. Bahkan, dalam rapat turut dihadirkan konsultan perencana melalui paparan secara daring menggunakan Zoom Meeting,”jelas Risdiyanto.
Menurutnya, perlambatan progres pekerjaan dipengaruhi sejumlah faktor internal, di antaranya ketersediaan bahan dan peralatan. Selain itu, terdapat faktor teknis berkaitan dengan hasil Pile Driving Analyzer (PDA) pada tiang pancang yang belum memenuhi standar yang ditetapkan.
Berdasarkan hasil evaluasi konsultan pengawas, pihak pelaksana juga telah beberapa kali mendapat teguran, baik secara lisan maupun tertulis, untuk segera mengejar deviasi minus progres yang terjadi.
“Saat ini progres deviasi berada pada angka -2,89 persen. Oleh karena itu, dilakukan overtime pekerja di lapangan secara berkala. Ketersediaan bahan, material dan peralatan juga harus saling mendukung agar progres yang tertinggal dapat segera dikejar,” terang Risdiyanto.
Ia mengatakan, Kementerian PU akan terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap progres pembangunan Kantor Bupati Pohuwato yang saat ini masih berlangsung.
Risdiyanto menegaskan, kondisi tersebut menjadi perhatian serius bagi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) maupun pihak pelaksana agar terus memacu pekerjaan sehingga pembangunan Kantor Bupati Pohuwato dapat diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditentukan, yakni pada Desember 2026.
Kunjungan evaluasi dilakukan oleh Kasubdit Wilayah 2 Direktorat Bina Penataan Bangunan, Indah Widi Hapsari, bersama JFK PKPL Madya Direktorat Kepatuhan Intern, Sarwono Rochmat, serta tim gabungan dari Direktorat Bina Penataan Bangunan (BPB), Direktorat Sistem dan Strategi Penyediaan Infrastruktur Cipta Karya (SSPICK), Direktorat Kepatuhan Intern (KI), dan Direktorat Jenderal Cipta Karya.
Selain meninjau langsung lokasi pembangunan, tim Kementerian PU juga menggelar rapat evaluasi bersama PPK, Marten Lelengboto, S.T., M.T., penyedia pekerjaan dari PT Cipta Adi Guna, Site Engineering Ir. Jhon Neri, konsultan pengawas beserta jajaran.
Rapat tersebut turut didampingi Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pohuwato, Ir. Risdiyanto Mokodompit, dan Kepala Bidang Cipta Karya.
Pembangunan Kantor Bupati Pohuwato menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Pohuwato mengingat keberadaan gedung tersebut dibutuhkan untuk menunjang pelayanan pemerintahan dan masyarakat.
Hampir tiga tahun sejak peristiwa pembakaran kantor pada 21 September 2023, pelayanan pemerintahan masih harus berlangsung tanpa dukungan gedung Kantor Bupati yang representatif. Karena itu, pembangunan gedung baru diharapkan dapat segera diselesaikan dan digunakan untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Risdiyanto menyampaikan bahwa Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, terus mengingatkan pihak penyedia agar serius dan maksimal dalam melaksanakan pekerjaan, mengingat waktu pelaksanaan yang tersisa sekitar 150 hari kerja.
“Pemerintah daerah mengimbau kepada penyedia agar serius dalam melaksanakan pembangunan dengan sisa waktu yang ada. Kita berharap gedung Kantor Bupati Pohuwato dapat diselesaikan sesuai target, sehingga pada Januari 2027 Pemerintah Daerah sudah dapat menempati gedung baru tersebut dan kembali memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan lebih optimal,”pungkasnya.
(Abd)











