Pohuwato, AndalanIDN – Erna Giasi, resmi terpilih sebagai Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Pohuwato secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) GOW Kabupaten Pohuwato, Kamis (16/07/2026).
Usai dipercaya memimpin organisasi tersebut, ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program kepengurusan sebelumnya serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh organisasi perempuan di Kabupaten Pohuwato.
Menurut Erna, kepemimpinan GOW yang baru akan tetap berpedoman pada visi dan misi organisasi dengan mengedepankan kolaborasi bersama BKOW Provinsi Gorontalo, pemerintah daerah, serta organisasi-organisasi perempuan yang tergabung dalam GOW.
“Harapan ke depan, apa yang sudah baik dari kepemimpinan sebelumnya akan kita lanjutkan. Intinya, sesuai tema serta visi dan misi organisasi, kita akan terus bersinergi dengan BKOW Provinsi, GOW di daerah, dan pemerintah daerah,” ujar Erna saat di hubungi, Selasa (21/07/2026).
Ia menjelaskan, GOW merupakan organisasi federasi yang bersifat independen dan memiliki struktur organisasi yang berjenjang mulai dari tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten. Karena itu, koordinasi dan sinergi antara tingkatan organisasi menjadi bagian penting dalam menjalankan roda organisasi.
“Organisasi ini memiliki hirarki dari pusat, provinsi hingga daerah. Karena itu, sinergi menjadi kunci agar seluruh program dapat berjalan selaras,” katanya.
Terkait program kerja ke depan, Erna Giasi memastikan GOW akan terus mendukung berbagai program prioritas Pemerintah Kabupaten Pohuwato, khususnya yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan, keluarga, dan pembangunan masyarakat.
“Pada prinsipnya, GOW siap mendampingi pemerintah daerah sesuai visi dan misi pemerintah. Apa yang menjadi program pemerintah, kami akan hadir dan berkontribusi di dalamnya, sebagaimana peran organisasi perempuan lainnya,” jelasnya.
Erna menilai keberadaan organisasi perempuan memiliki peran strategis dalam menyosialisasikan sekaligus mengawal berbagai program pembangunan hingga ke tingkat kecamatan dan desa.
“Kuncinya bagaimana perempuan-perempuan yang tergabung dalam berbagai organisasi mampu menggaungkan program-program pemerintah daerah sampai ke tingkat kecamatan dan desa. Di situlah peran GOW sebagai wadah yang menghimpun organisasi-organisasi perempuan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Erna menegaskan bahwa pelaksanaan Musyawarah Daerah yang mengantarkannya sebagai Ketua GOW telah dilaksanakan sesuai mekanisme organisasi sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) GOW.
“Musda telah dilaksanakan sesuai regulasi organisasi dan ketentuan AD/ART yang berlaku. Jadi seluruh proses berjalan sesuai aturan organisasi,” tegasnya.
Selain memperkuat sinergi dengan pemerintah, Erna juga berharap jumlah organisasi perempuan yang bergabung dalam naungan GOW Kabupaten Pohuwato terus bertambah. Saat ini, sekitar 20 organisasi perempuan telah tergabung sebagai anggota GOW.
Menurutnya, masih terdapat sejumlah organisasi perempuan di Kabupaten Pohuwato yang memiliki struktur organisasi dan AD/ART namun belum bergabung dengan GOW.
“Hari ini sudah kurang lebih 20 organisasi yang berada di bawah naungan GOW. Harapan kami ke depan jumlah itu terus bertambah karena masih ada organisasi-organisasi perempuan yang memenuhi syarat tetapi belum bergabung. GOW terbuka bagi seluruh organisasi perempuan yang memiliki struktur organisasi serta AD/ART,” pungkas Erna.
Dengan kepemimpinan yang baru, GOW Kabupaten Pohuwato diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara lembaga, memperluas partisipasi organisasi perempuan, serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan perempuan di Kabupaten Pohuwato.
(Abd)
















